Thursday, September 11, 2014

12 P.M

Di terik yang setia pada rerumput dan tatanan paving. Juga dinginnya kepedulian pada sekitar yang kian menebal. Beberapa dari kami, memunculkan sosok di tengah mereka. kami memunculkan tentang apa dan siapa kami. Juga sesekali, tentang sindiran maupun sentilan pada semesta sekitar kami.

Tak mudah,

Membuat mereka mengerti tentang tingkah kami. Sinis juga cibiran sering terdengar dari bibir-bibir mereka. menganggap kami iseng bahkan gila. Membuat mereka tertarik untuk menengok kami, selalu tak mudah.

12 p.m

Menyuguhkan diri kami, menunjukkan pada semesta tentang kami. Tepat di teriknya mentari. Menghibur, mungkin juga sengaja untuk di caci. Berkomitmen pada apa yang telah dibicarakan bersama. lalu menghambur pada semesta dengan janji juga hati.

Malang terik ini.


Salam budaya,


Teater Lingkar

No comments:

Post a Comment